RSS

ANTONIM-SINONIM (LAWAN-PERSAMAAN KATA)


ANTONIM SINONIM

 
Leave a comment

Posted by on April 6, 2017 in Uncategorized

 

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEKOLAH (UAS) BAHASA INDONESIA KELAS VI SD XAVERIUS MUARA BUNGO TAHUN AJAR 2016/2017


MATERI INDIKATOR NO. SOAL
1.    Membaca non sastra • Menentukan kalimat utama paragraf tentang makhluk hidup atau  lingkungan 1
• Menentukan ide pokok paragraf 2
• Menentukan pernyataan sesuai isi paragraf 3
• Menentukan kalimat tanya sesuai isi paragraf 4
• Menjawab pertanyaan sesuai isi bacaan dengan kata tanya:bagaimana mengapa 5
• Memprediksi kejadian berkaitan dengan isi bacaan 6
2. • Mengambil informasi dari isi teks sederhana untuk melengkapi  tabel 7
• Memaknai kata/istilah dalam paragraf 8
• Menentukan antonim/sinonim dalam kalimat 9
• Menentukan topik teks percakapan 10
• Menentukan makna kata dalam paragraf instruksi 11
• Menentukan pernyataan sesuai dengan isi paragraf instruksi 12
• Menentukan isi pidato 13
• Mengidentifikasi jenis-jenis paragraf 14
• Menentukan nomor telepon ke suatu tujuan berdasarkan beberapa kode telepon wilayah dan nomor telepon beberapa kota pada ilustrasi 15
• Menentukan persamaan/perbedaan isi teks 16
3.    Membaca sastra •  Menentukan pesan pantun 17
• Menjawab pertanyaan sesuai isi cerita dengan kata tanya:bagaimana mengapa 18

19

• Menentukan watak tokoh cerita 20
• Menentukan amanat cerita 21
• Mentukan latar cerita 22
• Menjelaskan sifat tokoh utama dalam cerita 23
• Menentukan keteladanan tokoh cerita 24
• Memprediksi kejadian berkaitan dengan isi cerita 25
• Menentukan nilai moral positif dalam cerita 26
• Menentukan maksud syair

Menentukan makna kata kias pada syair

27

 

4.    Menulis terbatas • Melengkapi teks percakapan 28
• Menyusun kalimat-kalimat petunjuk penggunaan sesuatu 29
• Melengkapi teks petunjuk melakukan sesuatu 30
• Menyusun kalimat-kalimat cara membuat sesuatu 31
• Melengkapi paragraf dengan kalimat 32
• Melengkapi paragraf dengan istilah 33
• Melengkapi pantun 34
• Melengkapi paragraf dengan kata baku tentang hemat energi 35
• Menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraph padu 36
• Melengkapi iklan dengan kata/kalimat tentang hemat energi 37
• Menyusun kalimat iklan yang efektif sesuai dengan gambar 38
• Mendiskripsikan gambar mahluk hidup/lingkungan 39
• Melengkapi teks pidato persuasif dengan kalimat 40
• Menggunakan ungkapan dalam kalimat 41
• Menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraf narasi 42
5.    Menyunting Kata/ istilah, frase, kalimat, paragraf, Ejaan, dan tanda baca

 

• Menunjukkan kesalahan penggunaan kata pada paragraf 43
• Menggunakan ejaan sesuai kaidah 44
• Menggunakan tanda baca sesuai kaidah 45
• Memperbaiki kesalahan ejaan pada kalimat/paragraf 46
• Memperbaiki kesalahan tanda baca pada kalimat 47
• Memperbaiki penulisan/penggunaan istilah/kata 48
• Memperbaiki penggunaan kata bentukan/berimbuhan pada kalimat 49
• Memperbaiki tata kalimat pada paragraf 50
 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2017 in Uncategorized

 

SAYA MULAI JATUH CINTA


kapur-papan-kisah-guru-pembelajar3

*sepenggal tulisan yang pernah dimuat dalam buku Kapur & Papan 3
“Don’t cry because it’s over. Smile because it happened. ~ Theodor Seuss Geisel ~
(Janganlah menangis karena sebuah akhir. Tersenyumlah karena ini semua terjadi.)

Menjelang kelulusan SMA, seorang guru pernah berpesan, “Jatuh cintalah agar kamu betah di Jogja!” Beliau mengatakan itu karena tahu saya sedang dalam keadaan bimbang antara meneruskan perguruan tinggi di Jogja atau Jambi.
Saat itu, saya hanya tersenyum simpul mendengar nasehatnya. Saya tersenyum karena saya sadar bahwa saya adalah jenis orang yang sulit jatuh cinta (hahaha). Hal itu bukan karena saya adalah orang yang perfeksionis atau suka pilih-pilih, tapi nyatanya memang bukan perkara yang mudah membuat hati saya tergetarkan oleh seseorang (hahah lagi). Dan benar, setelah menghabiskan waktu selama 7 tahun menempuh pendidikan di Jogja, sampai saat saya kembali lagi ke kampung halaman di Jambi, saya belum juga jatuh cinta pada seseorang!
Setelah menyelesaikan pendidikan S -1, saya memutuskan untuk menjadi guru di Sekolah Dasar swasta Muara Bungo. Salah satu kabupaten di Provinsi Jambi ini bisa dibilang sebagai kota yang sedang berkembang.
Bila dibandingkan dengan Jogja yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang penuh dengan daya tarik budaya, pariwisata, pendidikan, dan masih banyak lagi itu, tentu saja Muara Bungo tidak ada apa-apanya. Di Muara Bungo belum ada Mall dengan sederetan departement store di dalamnya, belum ada bioskop, belum menjamur toko-toko buku besar yang ketika di Jogja menjadi salah satu tempat favorit saya, dan masih banyak sarana

transportasinya yang rusak. Namun, ternyata justru di tempat inilah saya mulai jatuh cinta.

Biodata Penulis.
Reni Siswanti, kelahiran Sarko – Jambi pada 8 Agustus 1988 ini menamatkan pendidikan S – 1 di Universitas Negeri Yogyakarta, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada 2011. Karyanya (cerpen dan puisi) pernah dimuat dalam buku berjudul Sebuket Mawar Merah yang diterbitkan Juxtapose pada 2009, Cinta Sang Guru, Kisah Inspiratif Kaum Guru diterbitkan oleh Kanisius pada 2014, serta dalam majalah Kartini dan Educare.
Salah satu pencapaian di bidang akademis selama kuliah adalah penerima hibah dana penelitian Student Union Grant (SUG) dari Program Kreativitas Mahasiswa (Dikti) pada 2010. Sementara itu, pencapaian non-akademis yang mengesankan baginya adalah menjadi peraih juara I International Merapi Climbthon yang dilaksanakan di Yogyakarta dan diikuti oleh warga domestik dan internasional pada 2010.

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2015 in Uncategorized

 

When You Believe Whitney Houston and – Mariah Carey Lyrics


When You Believe Whitney Houston and – Mariah Carey Lyrics.

 
Leave a comment

Posted by on June 27, 2014 in Uncategorized

 

Mereka adalah Guru Bagiku


Rabu, 28 Mei 2014, buku ini kuterima, dikirim oleh salah satu penerbit di Yogyakarta karena aku salah satu penulis kisah di dalamnya . Buku yang Berjudul “CINTA SANG GURU, Kisah Inspiratif Para Guru” ini memuat salah satu tulisanku yang pernah kuikut sertakan dalam lomba penulisan. https://renisiswanti.wordpress.com/2014/01/25/aku-adalah-guru-bagi-mereka-dan-mereka-adalah-guru-bagiku/. Check This Out…  Puji Tuhan. Semoga menjadi langkah awal untuk membuat karya berikutnya.

Image

 
Leave a comment

Posted by on June 7, 2014 in Indahnya Hidup

 

A Thousand Years – Christina Perri Lyrics


A Thousand Years – Christina Perri Lyrics.A Thousand Years – Christina Perri Lyrics.

 
Leave a comment

Posted by on February 14, 2014 in Uncategorized

 

SELALU ADA JALAN DALAM SETIAP USAHA


*Artikel ini pernah dimuat di Majalah Kartini Edisi November 2013, Rubrik Setetes Embun.

Sejak awal menempuh pendidikan sarjana, aku sudah memantapkan hati untuk menyelesaikan kuliah secepat mungkin. As fast as possible. Aku bertekad tekun belajar dan mengerjakan tugas kuliah untuk mewujudkan niat tersebut. Meskipun berbagai kendala muncul, ternyata Tuhan telah membalas jerih payahku, sehingga aku dapat lulus tepat waktu.sb10069656g-001

Sejak SMA, tepatnya tahun 2004, aku sudah hijrah ke kota pelajar Yogyakarta untuk menuntut ilmu sementara orang tuaku tinggal di Jambi. Setelah lulus SMA, melalui ujian SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru), aku berhasil diterima di perguruan tinggi negeri yang ada di Yogyakarta. Hal tersebut merupakan hal yang mengesankan bagiku karena seleksi masuk melalui jalur itu terkenal sangat ketat.

Mahasiswa baru di Program Studi yang kupilih  yang masuk melalui jalur SPMB di gabung dalam satu kelas, yaitu kelas B 2007. Kelas tersebut terdiri dari 49 mahasiswa baru yang memiliki suku, agama, daerah asal, dan sekolah asal yang beragam. Aku adalah satu-satunya dari angkatanku di SMA yang masuk ke perguruan tersebut. Hal tersebut membuatku harus lebih aktif untuk mencari teman dan informasi perkuliahan.

Awal perkuliahan kulalui dengan lancar. Jadwal kuliahku dari Senin sampai Jumat, dari pagi sampai sore. Dalam tenggang waktu tersebut, biasanya ada jam kosong antara 2-3 jam. Selama kosong menunggu kuliah selanjutnya tersebut, aku mengisinya dengan mengerjakan tugas-tugas kuliah, baik secara mandiri maupun kelompok bersama teman-teman. Fasilitas hot spot area yang ada di kampus pun aku manfaatkan untuk mencari referensi tugas.

Proses kuliah kujalani dengan semangat dan totalitas. Setiap kali semangatku mulai redup karena lelah dengan tugas bertubi-tubi, aku kembali mengingatkan diriku sendiri tentang keinginan lulus cepat. Aku dan teman-teman bahkan berkali-kali rela lembur mengerjakan tugas kelompok hingga malam menjelang. Untungnya, fasilitas kampus mendukung mahasiswa dalam mengerjakan tugas.

Sebagai selingan kegiatan, aku juga bekerja paruh waktu (part time). Selain menambah pengalaman kerja maupun kegiatan, bekerja paruh waktu juga juga membuatku memiliki uang saku lebih. Dari hasil kerja tersebut, aku selalu menyisihkannya untuk membeli buku pendukung kuliah atau bahkan membayar uang kuliahku sendiri. Ketika Meskipun demikian, aku selalu menempatkan kuliah sebagai prioritas utama sehingga bekerja tidak pernah menghambat kuliahku. Hal utama yang selalu memupuk  semangatku adalah dukungan dan doa dari orang tuaku tercinta.

Di semester tujuh, di sela-sela kegiatan KKN-PPL, aku mengajukan proposal penelitian Student Union Grant kepada pihak universitas. Aku sangat gembira ketika proposal tersebut ternyata lolos dan didanai. Pada saat itu, aku pun harus membagi waktu antara kegiatan KKN-PPL dengan pelaksanaan penelitian yang lokasinya berbeda dan berjarak sekitar 10 kilo meter. Selain itu, aku juga harus mengejar waktu karena laporan penelitian tersebut harus selesai dalam waktu yang telah ditentukan, dan deadline itu juga hampir bersamaan dengan laporan yang harus kubuat berhubungan dengan KKN-PPL.

Pengalamanku selama KKN-PPL dan penelitian tersebut jutru memberikan ide dan semangat membara untuk segera menyusun skripsi. Proposal skripsi yang kuajukan pun diterima oleh Ketua Jurusan. Dengan beberapa kali konsultasi, bimbingan, dan revisi dengan dosen pembimbing, aku pun diperbolehkan untuk melakukan penelitian.

Proses pengurusan surat ijin, pengambilan data, dan pengolahan data yang sudah pernah kulakukan dalam penelitian sebelumnya ternyata mempermudah dalam pengerjaan skripsiku. Dalam menyusun skripsi, aku sering berkonsultasi dengan dosen pembimbing dan sharing dengan teman-teman. Aku juga berusaha sebisa mungkin membantu temanku yang masih mengajukan proposal maupun sudah sama-sama menyusun laporan skripsi. Aku tetap terbuka membantu temanku meskipun aku sendiri sedang sibuk mempersiapkan ujian skripsi.

Saat mempersiapkan ujian skripsi, aku harus lari sana-sini untuk mencari ruangan ujian yang saat itu memang banyak antrian untuk ujian skripsi mahasiswa jurusan lain. Setelah ruang dan jadwal ujian kudapatkan pun muncul masalah lain. Dosen pembimbingku ternyata juga sudah punya jadwal menguji skripsi mahasiswa lain. Pada saat itu aku sangat bingung karena kalau jadwal ujianku diubah, maka bisa diundur hingga bulan berikutnya dan itu pun artinya aku harus mengikuti wisuda pada gelombang selanjutnya. namun, tak kusangka, ternyata dosenku mengatakan bahwa beliau akan hadir pada ujian skripsiku.

Ujian skripsiku berjalan dengan lancar. Teman-temanku juga datang memberi dukungan dan membantuku mempersiapkan segalanya. Akhirnya, aku dinyatakan lulus dengan nilai A-.

Keesokan hari usai ujian skripsi, aku masih harus mengurus pendaftaran yudisium dan wisuda untuk gelombang terdekat. Namun, dosen pembimbingku ternyata tidak hadir ke kampus hari itu padahal aku harus mendapatkan tanda tangannya untuk mendaftar wisuda. Masih kuingat saat itu sudah pukul 16.30 WIB, sedangkan pendaftaran ditutup pukul 17.00 WIB. Untunglah, petugas pendaftaran segera menelepon dosenku dan memastikan apakah aku memang sudah lulus untuk wisuda. Pada detik-detik terakhir, akhirnya Tuhan mengabulkan permohonanku. Puji Tuhan…

Hal pertama yang kulakukan setelah mendengar kabar germbira tersebut adalah menelepon ayahku. Begitu mendengar suara ayah aku langsung menangis dan mengatakan aku akan segera diwisuda. Ku katakan pada orang tuaku bahwa semua  ini karena doa dan dukungan dari orang tuaku. Begitu besar pengorbanan yang telah dilakukan oleh orang tua untukku. Aku berharap, semoga kelulusanku menjadi langkah awal untuk memberikan kebahagiaan besar pula untuk mereka. Amin.

 
Leave a comment

Posted by on February 14, 2014 in Uncategorized